Example floating
Example floating
ucapan SR
MM_banner
Berita TerkiniKesehatanKilas Daerah

Alokasi Dana BOK Mukomuko Turun Drastis, Dinkes: Pengurangan Mendekati 50 Persen

306
×

Alokasi Dana BOK Mukomuko Turun Drastis, Dinkes: Pengurangan Mendekati 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Screenshot

Mukomukoterkininews.com – Jatah dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) penyokong kegiatan dan layanan bidang kesehatan di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu tahun 2026 turun drastis.

Data terhimpun, pengurangan alokasi anggaran BOK terbesar pada sektor layanan ke sehatan di tingkat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Djajat Sudrajat melalui Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Dedi Erawansyah mengungkapkan, total pagu dana BOK untuk layanan bidang kesehatan jatah Kabupaten Mukomuko tahun ini sebesar Rp13,77 miliar.

Sejumlah dana tersebut dialokasikan untuk 3 item kegiatan. Kata Dedi, ada dana BOK kabupaten yang dikelola langsung oleh Dinkes Mukomuko. Berupa dana BOK Dinkes dan BOK untuk anggaran pengawasan obat dan makanan.
Selanjutnya, anggaran BOK untuk layanan kesehatan di tingkat Puskesmas.

“Dana BOK bidang kesehatan ini diperoleh dari alokasi anggran DAK(Dana Anggaran Khusus,red) non-fisik,” kata Dedi di Mukomuko, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sebelumnya anggaran BOK Kesehatan untuk Puskesmas diposisi terbesar. Ini dibandingkan dengan dana BOK kabupaten yang dikelola langsung oleh Dinkes Mukomuko.

Menurut Dedi, pada tahun 2025, pagu dana BOK untuk layanan kesehatan di tingkat Puskesmas mencapai Rp13,37 miliar.
Sementara, di tahun 2026 alokasi pagu BOK untuk Puskesmas turun diangka Rp6,850 miliar.

“Pengurangan BOK untuk Puskesmas mendekati 50 persen dibandingkaan tahun 2025,” kata Dedi.
Lebih rinci, dana BOK Dinas Kesehatanuntuk penyokong layanan kesehatan pada dinas sebesar Rp,612 miliar. Ini sedikit mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 sekitar Rp5,38 miliar.

Sedangkan dana BOK untuk pengawasan obat dan makanan sekit menurun.

Salah satu penyebab turunnya anggaran BOK, dilihat dari realisasi pagu anggaran tahun sebelumnya.

“Dana BOK pengawasan obat dan makanan tahun ini sebesar Rp244 juta, sedangkan tahun 2025 lalu diangka Rp256,6 juta,” ujarnya.

Berkaitan dengan realisasi anggaran dana BOK. Untuk tahun ini baru satu kali penyaluran. Dijelaskan Dedi, untuk BOK Puskesmas telah dilakukan penyaluran tahap 1 sebesarRp74,5 juta.

Untuk BOK Dinkas Kesehatan, serapan masih sangat minim. Dikatakan, baru terserap Rp2,4 juta.

Beda dengan dana BOK untuk pengawasan obat dan makanan. Diakuinya, semua anggaran sudah disalurkan, namun tinggal menunggu pelaksanaan dan realisasi anggaran.

“Ini penyaluran yang terekap per satu April 2026 kemarin,” kata Dedi.

Terkait dengan minimnya realisasi anggaran BOK, khusus untuk BOK Kesehatan masih menunggu ketetapan pelaksanaan kegiatan. Dikatakannya, dana BOK Dinas Kesehatan ini lebih kepada kegiatan peningkatan kafasitas tenaga kesehatan dan bekerjasama dengan Bapelkes.

“Untuk realisasi BOK kesehatan pada dinas ini mungkin pada triwulan 3 nanti, dan pelaksanaan ini disesuaikan dengan kesiapan pelaaksanaan dari pihak Bapelkes,” demikian Dedi. (Rus)

Example 300250
Example 120x600